Setelah Anda membentuk mimpi – mimpi sederhana yang tentunya berbalut semangat juang yang tinggi dan tak kenal lelah, langkah selanjutnya yang dapat ane sarankan yaitu, rancang sikap – sikap yang akan teman – teman lakukan demi pensejahteraan mimpi – mimpi Anda tersebut. Sebagai gambaran uat teman – teman, begini gan, ane langsung kasih studi kasus yang mudah – mudahan masuk akal dan mudah dipahami. Suatu ketika rumah Anda terbakar, misal ya gan, jangan menggerutu (hhehehe). Kira – kira apa yang akan Anda lakukan gan bila Anda berada diposisi seperti itu??? Cepat – cepat meminta pertolongan dengan berteriak dan memanggil petugas pemadam kebakaran, sambil berusaha mematikan api tersebut sendiri, atau malah Anda tertawa terbahak – bahak atau bahkan mendokumentasikan peristiwa terbakarnya rumah Anda karena Anda anggap peristiwa ini jarang terjadi???
Senin, 28 Maret 2011
Sabtu, 26 Maret 2011
Mencoba Bukan Untuk Sukses,
Anda tahu Thomas Alfa Edison?? Seorang ilmuwan yang menemukan bola lampu. Tahukan Anda ia baru menemukan lampu setelah ia melakukan eksperimen sebanyak 999 kali dan semuanya itu gagal. Anda bayangkan bila Thomas Alfa Edison putus asa dipercobaan yang keseribu kalinya, dia putus asa, dia mengeluh, Anda bayangkan, apa yang akan terjadi di dunia ini?? gelap gulita, tidah ada cahaya, tidak ada benda bernama lampu yang menerangi kita saat kita belajar dimalam hari.
Membentuk Motivasi Belajar
Motivasi belajar sangat penting dalam pengembangan diri, sebab pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika Anda ingin lebih suksesdibanding pencapaian Anda saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar. Hanya dengan belajarlah Anda akan berkembang dan menjadi lebih baik. Jadi untuk mengukur sejauh mana Anda bisa berkembang ialah dengan mengukur sejauh mana motivasi belajar Anda. Bagaimana meningkatkan motivasi belajar?
Kita harus mengenal terlebih dahulu, apa saja yang melemahkan motivasi belajar. Seringkali semua ini hanyalah mitos belaka. Suatu keyakinan negatif yang meracuni diri kita sehingga malas belajar atau tidak memiliki motivasi belajar. Berikut adalah beberapa mitos tersebut:
Jumat, 25 Maret 2011
Sukses Itu Pilihan, Bukan Takdir
Tempo lalu ane ketemu temen ane gan disebuah pusat perbelanjaan, kebetulan ane pergi sama temen ane lainnya, jadi ane sama temen ane ketemu temen dipusat perbelanjaan. Wah, reuni dadakan ini mah, kecil – kecilan sih. Sudah menjadi hal biasa saat bertemu setelah lama tak bertemu seperti ini, pertanyaan yang selalu terlontar adalah,”Gimana gan, lagi sibuk apah nie???” Untuk orang yang masih nganggur, ini tentu menjadi pertanyaan momok yang sangat menjengkelkan. takutnya kalau kita jawab kalau kita sedang menganggur, ledekan pedas sudah siap jadi santapan kita, kalau mau bohong takut tambah parah.
Memang betul bahwa takdir kita sudah diatur oleh Sang Maha Pencipta, semua sudah tertera didalam catatan – Nya, dari awal kita lahir sampai nanti kita berpulang kepangkuan – Nya, bener banget itu, ane setuju sama yang satu ini gan, tapi tahukah temen – temen semua bahwa agama apapun didunia ini tidak pernah mengajarkan kepada umatnya untuk berdiam diri, berpangku tangan, berharap dan menantikan durian runtuh dari atas langit, ane yakin gak ada agama seperti itu. di dalam Alquran – pun sudah jelas tercantum didalam surah ar – Ra’du ayat sebelas, boleh dicek. Pada ayat itu tertera bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu yang mengubah nasib mereka sendiri.
Memang betul bahwa takdir kita sudah diatur oleh Sang Maha Pencipta, semua sudah tertera didalam catatan – Nya, dari awal kita lahir sampai nanti kita berpulang kepangkuan – Nya, bener banget itu, ane setuju sama yang satu ini gan, tapi tahukah temen – temen semua bahwa agama apapun didunia ini tidak pernah mengajarkan kepada umatnya untuk berdiam diri, berpangku tangan, berharap dan menantikan durian runtuh dari atas langit, ane yakin gak ada agama seperti itu. di dalam Alquran – pun sudah jelas tercantum didalam surah ar – Ra’du ayat sebelas, boleh dicek. Pada ayat itu tertera bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu yang mengubah nasib mereka sendiri.
Kamis, 24 Maret 2011
Dahsyatnya Mimpi
Ingatkah saat dahulu teman – teman masih berada dijenjang Taman Kanak – Kanak ataupun Sekolah Dasar??? Guru kita menanyakan,”Siapa yang cita – citanya ingin menjadi pilot ( atau profesi lainnya )???” Lalu ada sebagian teman kita yang mengacungkan tangannya, atau bahkan kita juga salah satu dari yang mengacungkan tangan itu. Apa maksudnya??? Guru – guru kita saat itu sedang membentuk pribadi kita menjadi pribadi yang memiliki impian, cita – cita, target sejak kecil. Tujuannya jelas, guru kita ingin hidup kita lebih terarah, jelas, dan tidak petantang petenteng. Guru kita pun setelah menanyakan perihal target kita itu, perlahan namun pasti, penuh dengan ketelatenan dan kesabaran, mengajarkan kita untuk melakukan usaha – usaha yang mensejahterakan target atau impian kita itu. Misal dengan mengadakan karnaval, kita disuruh untuk mengenakan kostum sesuai impian dan cita – cita kita. Yang ingin jadi dokter, menggunakan seragam putih dan stetoskopnya, yang bercita – cita ingin menjadi polisi, menggunakan seragam polisi lengkap dengan peluit andalannya, dan lain sebagainya.
Kalimat - Kalimat Motivasi
Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama.
Motivasi itu sendiri banyak didapat dari manapun, mulai dari benda, seseorang, sampai dengan kalimat dapat dijadikan sebagai motivasi diri. motivasi dijadikan sebagai "doping" dan pengobar semangat kita.
Motivasi itu sendiri banyak didapat dari manapun, mulai dari benda, seseorang, sampai dengan kalimat dapat dijadikan sebagai motivasi diri. motivasi dijadikan sebagai "doping" dan pengobar semangat kita.
Langganan:
Postingan (Atom)








