Setelah Anda membentuk mimpi – mimpi sederhana yang tentunya berbalut semangat juang yang tinggi dan tak kenal lelah, langkah selanjutnya yang dapat ane sarankan yaitu, rancang sikap – sikap yang akan teman – teman lakukan demi pensejahteraan mimpi – mimpi Anda tersebut. Sebagai gambaran uat teman – teman, begini gan, ane langsung kasih studi kasus yang mudah – mudahan masuk akal dan mudah dipahami. Suatu ketika rumah Anda terbakar, misal ya gan, jangan menggerutu (hhehehe). Kira – kira apa yang akan Anda lakukan gan bila Anda berada diposisi seperti itu??? Cepat – cepat meminta pertolongan dengan berteriak dan memanggil petugas pemadam kebakaran, sambil berusaha mematikan api tersebut sendiri, atau malah Anda tertawa terbahak – bahak atau bahkan mendokumentasikan peristiwa terbakarnya rumah Anda karena Anda anggap peristiwa ini jarang terjadi???
Ane yakin seyakin – yakinnya gan, Anda pasti bakalan memilih opsi yang pertama, 1000% gan ane yakin. Sesayang – sayangnya Anda pada rumah Anda, kalau dalam keadaan seperti itu Anda pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api tersebut, bagaimanapun caranya. Yaa kecuali jika Anda memiliki kelainan jiwa, mungkin Anda akan mendokumentasikan kejadian ini, karena menurut Anda ini adalah salah satu keajaiban dunia,hhahahaha.
Kurang lebih seperti itu gan sedikit gambaran tentang ketepatan sikap, apa yang harus kita lakukan, apa yang sebaiknya kita lakukan. Begitu pula dalam hal menentukan sikap menuju kesuksesan Anda, apa yang harus kita lakukan demi mewujudkan mimpi – mimpi yang dulu kita bentuk. Jangan sampai mimpi – mimpi yang sudah kita bentuk sejak awal itu kita diamkan begitu saja, padahal kita mampu melakukan bahkan mewujudkan mimpi – mimpi kita tersebut.
“Banyak orang yang sebenarnya sudah dekat dengan
kesuksesan, tapi sayangnya mereka kemudian menyerah.”
( Thomas A. Edison )
Ketahuilah wahai teman – temanku yang merindukan kesejahteraan, bahwa Tuhan menciptakan manusia itu dengan sebaik - baiknya, paling sempurna ketimbang makhluk – makhluk – Nya yang lain, karena manusia diberikan akal dan pikiran. Tuhan memberikan keduanya itu, yaitu akal dan pikiran, agar kita dapat menentukan sikap kita untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, sikap baik atau buruk yang akan kita gunakan, tergantung bagaimana sikap kita terhadap segala pemberian – Nya. Didunia ini tidak ada manusia bodoh atau maaf, goblok, tidak ada, yang ada hanya manusia yang tak tahu ingin berbuat apa demi kemajuan dalam hidupnya.
Seringkali kita merasa kecewa pada diri kita sendiri dan merasa bahwa diri kita yang paling bodoh di dunia ini. Saat kita berada pada kondisi seperti itu, ane cuma bisa menyarankan, segera introspeksi diri, cepat – cepat perbaikki sikap karena mungkin ada yang tidak beres dengan sikap Anda. Pak Mario Teguh, seorang motivator terkemuka pernah mengatakan
“Jangan pernah mengklaim diri kita bodoh dan tidak tahu,
tapi tengoklah seberapa besar usaha
kita dalam mencari tahu.”
“Ketepatan sikap membuat Anda dihormati. Tidak ada yang menghalangi kesuksesan Anda bila sikap Anda sudah benar dan tidak ada yang dapat menolong jika sikap Anda salah.”
Semoga Bermanfaat...
Ardian Wisnu Nugroho





Tidak ada komentar:
Posting Komentar