Jumat, 25 Maret 2011

Sukses Itu Pilihan, Bukan Takdir

Tempo lalu ane ketemu temen ane gan disebuah pusat perbelanjaan, kebetulan ane pergi sama temen ane lainnya, jadi ane sama temen ane ketemu temen dipusat perbelanjaan. Wah, reuni dadakan ini mah, kecil – kecilan sih. Sudah menjadi hal biasa saat bertemu setelah lama tak bertemu seperti ini, pertanyaan yang selalu terlontar adalah,”Gimana gan, lagi sibuk apah nie???” Untuk orang yang masih nganggur, ini tentu menjadi pertanyaan momok yang sangat menjengkelkan. takutnya kalau kita jawab kalau kita sedang menganggur, ledekan pedas sudah siap jadi santapan kita, kalau mau bohong takut tambah parah.
Memang betul bahwa takdir kita sudah diatur oleh Sang Maha Pencipta, semua sudah tertera didalam catatan – Nya, dari awal kita lahir sampai nanti kita berpulang kepangkuan – Nya, bener banget itu, ane setuju sama yang satu ini gan, tapi tahukah temen – temen semua bahwa agama apapun didunia ini tidak pernah mengajarkan kepada umatnya untuk berdiam diri, berpangku tangan, berharap dan menantikan durian runtuh dari atas langit, ane yakin gak ada agama seperti itu. di dalam Alquran – pun sudah jelas tercantum didalam surah ar – Ra’du ayat sebelas, boleh dicek. Pada ayat itu tertera bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu yang mengubah nasib mereka sendiri.
Apa artinya??? Ini sepengetahuan ane yang terbatas gan, bahwa bukan maksud Tuhan memberikan kebebasan kepada kita buat mengubah nasib kita sekehendak kita, bukan gan, jangan salah kaprah dulu. Kita memang berkesempatan buat “merubah” nasib yang sudah ditetapkan Tuhan untuk kita, tapi tidak semua nasib dapat dirubah sebegitu gampangnya gan, hanya beberapa nasib saja yang dapat kita rubah, seperti kekayaan, kecerdasan, kepandaian, tapi tidak untuk umur, jodoh dan kematian yang sampai kapanpun tidak dapat kita rubah karena itu sudah tercantum pasti dan kita tidak dapat lari dari takdir - Nya.
 Kita dapat merubah takdir kita sebagai orang bodoh menjadi kecerdasan dengan usaha belajar giat, tak kenal kata lelah sebelum bertindak, kita dapat merubah nasib kita sebagai orang miskin dengan bekerja keras, memeras keringat, berusaha untuk mencari uang sendiri tanpa mengemis dan berharap dari belas kasihan orang lain. Kita rutin mengikuti seminar – seminar entrepreneurship sebagai upaya kita untuk menjadi orang sukses. Kita mencoba – coba berwirausaha walaupun modal awal didapat dari meminjam, tak apa, yang penting kita sudah menunjukkan kepada Tuhan bahwa kita memang layak untuk dihargai Tuhan sebagai orang kaya karena usaha – usaha kita. Kita kita tidak berdiam diri dirumah menanti kehadiran tetangga sebelah memberikan sepiring nasi untuk sarapan pagi kita, kita tidak mengkoyak – koyakkan baju dan celana kita untuk “beraksi” dilampu merah sekitar, menggunakan karung goni sebagai alat pasti dan image klasik sebagai pengemis kelas kakap. Maaf gan, bukan maksud ane menghina para pengemis – pengemis. Memang tak bisa dipungkiri, bahwa tanpa kehadiran mereka pun, orang – orang kaya sulit untuk menyisihkan segian harta mereka untuk saling berbagi, tapi perlu teman – teman mengerti juga gan, tidak menjadikan alasan ini sebagai alasan klasik untuk tetap teguh untuk menjadi pengemis. Bukannya teman – teman sering mendengar ungkapan dari orang – orang bijak kita bahwa tangan diatas lebih baik ketimbang dibawah, lalu apakah kita masih mau dan tetap berusaha menjadi orang yang diberi bukan memberi??? Selagi badan kita masih segar bugar, sehat, baik jasmani maupun rohani, dan masih bisa mengangkat beban berat, mengapa kita membiarkan badan kita ini ditempatkan pada tempat yang salah??? Manfaatkan badan Anda yang kuat itu untuk membentuk mimpi Anda dikemudian hari, yang menjadikan Anda menjadi pribadi yang memiliki manfaat dan “harga” dilingkungan Anda, tidak usah jauh – jauh untuk Negara dulu, mulailah dari lingkungan keluarga, lalu lingkungan RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, abupaten, Provinsi, Nasional sampai diri Anda bermanfaat dan mempengaruhi dunia. Apa Kita bisa???? PASTI BISA, yakinilah, percayalah, Anda PASTI BISA. Gak perlu ane kasih tahu kenapa Anda semua pasti bisa sampai Anda mencobanya.
ada kisah gan dahulu hiduplah seorang pemuda yang kekar, segar bugar, tapi ia sangat terkenal dengan malasnya. suatu ketika pemuda ini sedang berkeliling di desanya, karena memang ia malas, jadi kerjanya hanya berkeliling. tiba - tiba ia melihat ada seekor harimau yang sedang mengejar mangsanya dengan penuh gairah, semangat dan akhirnya harimau itu mendapatkan mangsanya dengan susah payah, harimau itupun melahap mangsanya itu dengan penuh lahap. tapi dibalik semak belukar tak jauh dari harimau itu melahap buruannya itu, ada seekor srigala yang sedang mengintai harimau itu, nampaknya berharap harimau itu memberikan sisa buruannya. Dan benar saja, karena mungkin sudah merasa kenyang, harimau itupun meninggalkan mangsanya itu dan srigala tadipun menghampiri "makana sisa" harimau itu untuk dilahap. melihat kejadian itu, pemuda kekar yang malas itupun tersenyum dan segera kembali kerumah.
sampai dirumah pemuda itu segera menghampiri ayahnya dan segera menceritakan kejadian barusan dan berkata,"Tuhan itu sudah mengatur rejeki semua makhluknya, lalu kenapa ayah selalu marah setiap kali aku duduk santai dirumah (nganggur)?? toh nanti juga aku dapat rejeki.."
Mendengar kata - kata dari anaknya itu, sang ayah geram, marah, murka dan berkata,"Apa kau rela hanya ingin menjadi seekor srigala yang hanya menanti belas kasihan dari orang lain sementara kamu punya kemampuan yang sangat luar biasa untuk menjadi seekor harimau yang jika memiliki kelebihan harta kau bagikan kepada sesama???"
So, sukses itu pilihan gan, jangan biarkan kemampuan yang ada pada diri Anda terbuang sia - sia begitu saja..
keep spirit dan jadilah pribadi yang bermanfaat untuk sekitar...



Semoga Bermanfaat.....
Ardian Wisnu Nugroho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar